Saturday, August 15, 2020

Fajar Panguk dalam polusi cahaya waning gibous 79%

 

Dua hari pengambilan data subuh di Yogyakarta (Pantai Krakal dan Bukit Panguk) adalah contoh ideal untuk membuktikan bahwa polusi cahaya tidak dapat menghambat kehadiran fajar.

Di Pantai Krakal, polusi cahaya datang dari waning gibous moon 86%. Namun, fajar justru muncul jauh lebih awal dari rerata nilai sun depression angle nasional yang -13.2 derajat. 

Di Bukit Panguk, selain polusi cahaya waning gibous 79%, ada juga kabut tebal yang memang terkenal menjadi atraksi turis di sana. Namun, fajar kembali muncul pada dip -16.8 derajat, jauh lebih awal dari rerata nasional yang -13.2 derajat. Ini berarti sekitar 15 menit lebih awal. Jadi, terbukti bahwa polusi cahaya dan udara tidak dapat menghambat kehadiran fajar.

Silahkan ikuti video berikut:


Video menarik lainnya:

0 comments: