Wednesday, May 13, 2020

Fajar belum muncul saat nautical dawn di Labuanbajo


Video ini sekali lagi membuktikan bahwa fajar belum muncul saat nautical dawn (-18 derajat) di Labuanbajo pada 24 April 2018 lalu. Dengan demikian, video ini membantah Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kemenag yang mengklaim bahwa fajar hari itu muncul pada -19.5 derajat.

Data yang digunakan untuk membantah klain Tim BHR adalah foto-foto digital yang dikoleksi oleh Tim BHR sendiri. Ada 52 foto digital yang diambil pada resolusi temporal 31 detik. Dalam satu foto, ada sekitar 2.4 juta pixel, Berarti, resolusi geometrisnya juga cukup baik. Dari pemodelan matematik, diperoleh hasil fajar ternyata baru muncul saat matahari berada pada sun depression angle -17.4 derajat. Bukan pada -19.5 derajat. 

Hasil hitungan ISRN diperkuat dengan hasil analisis 3D surface modeling foto-foto digital tersebut. Silahkan ikuti melalui video berikut: 



Video lain yang terkait:





0 comments: