Tuesday, April 28, 2020

3D Surface Modeling for fajr verification in Medina


On February 5, 2020, while performing Umrah, Mr. Ahmad Rizal collected a series of images about fajr in Medina. He used the Realme-2 gadget camera with the Lapse-It application. His data are one of the best among the 700 data that ISRN currently has.

In the previous video, ISRN has explained the detailed mathematical modeling on how to determine the presence of dawn accurately.
This video explains how the 3D-Surface Modeling technique can accurately verify the presence of the dawn.

Besides, this video also explains how to use the Lapse-It application on a gadget to obtain remote sensing data to determine the presence of dawn.

ISRN invites all Muslims in the world to take remote sensing data about fajr in their respective places for the preparation of global twilight patterns. Their contributions will be very invaluable for the development of Islamic civilization in the world. Please follow the following video:



Other videos:
8) Premature fajr in Indonesia (5).

Sunday, April 26, 2020

3D Surface Modeling fajar Madinah


Pada 5 Februari 2020 lalu, saat melaksanakan umrah, Bapak Ahmad Rizal melakukan pemotretan fajar di Madinah. Beliau menggunakan kamera gadget Realme-2 dengan aplikasi Lapse-It. Hasil beliau merupakan salah satu yang terbaik di antara 700 data yang ISRN miliki saat ini.

Dalam video sebelumnya, ISRN telah menjelaskan detil proses pemodelan matematik bagaimana kami dapat menentukan kehadiran fajar secara akurat. 

Pada video kali ini, kami akan jelaskan bagaimana teknik 3D-Surface Modeling dapat memverifikasi secara akurat kehadiran fajar tersebut. 

Video ini juga menjelaskan bagaimana cara penggunaan aplikasi Lapse-It pada gadget untuk memperoleh data remote sensing untuk menentukan kehadiran fajar.

ISRN mengundang semua ummat Islam di dunia untuk mengambil data remote sensing fajar di tempat masing-masing untuk penyusunan pola twilight global. Kontribusi Tuan-Tuan dan Puan-Puan akan sangat berguna untuk pengembangan peradaban ummat Islam di dunia. Silahkan ikuti video berikut: 


Video lain yang menarik:

7) Mendung dan polusi udara tidak menghambat kehadiran fajar;

Friday, April 24, 2020

3D Surface Modeling untuk memverifikasi kehadiran fajar


Memanfaatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar lokal (Jabotedabek) dan juga nasional, ISRN mengambil data remote sensing pada 6-23 April 2020. Saat itu, kondisi lingkungan memiliki tingkat polusi terendah. Kondisi ini mungkin hanya merupakan siklus 100 atau bahkan 500 tahunan.

Dari 17 hari pengambilan data tersebut, kami memilih data pada 17 April sebagai contoh melakukan analisis 3D-surface modeling untuk memverifikasi kehadiran fajar.



Yang versi bahasa Inggris telah diupload beberapa jam lalu. Jika Anda tertarik pada yang versi bahasa Indonesia, silahkan ikuti link di atas.

Video dan artikel lain:

6) Mendung dan polusi udara tidak menghambat kehadiran fajar;

3D Surface Modeling for Fajr Verification


ISRN-UHAMKA has made use of the national lockdown in an attempt to combat the COVID-19 pandemic. We tried to collect remote sensing data for research on dawn from 6-23 April 2020. Environmental conditions with the lowest pollution levels may only occur in the 500-year cycle.

Of the seventeen days of data collection, April 17 was chosen as a sample to conduct 3D-Surface Modeling analysis to verify the presence of the dawn.

Currently, only available in the English version. Insha' Allah, the Indonesian version will be uploaded soon. Should you be interested, please follow the above link. 


Tuesday, April 14, 2020

Fajar di lingkungan Jakarta dalam siklus 600-tahunan



Jika wabah dahsyat yang melanda dunia pada abad ke-14 kita jadikan sebagai benchmark, maka wabah Covid19 merupakan siklus 600-tahunan yang memprorak-porandakan peradaban manusia. Coba bayangkan, adakah sebuah kekuatan yang mampu menghentikan dan memaksa manusia di sekitar 200 negara didunia untuk tetap tinggal di rumah, pabrik-pabrik penyebab polusi udara untuk menghentikan operasinya seperti apa yang terjadi dalam dua bulan terakhir?

Namun, selalu ada hikmah yang tersimpan dari setiap peristiwa yang Allah ciptakan. Salah satu di antaranya: lingkungan yang sedikit lebih bersih akibat berhenti operasinya sumber polusi yang telah membebani Bumi kita selama ratusan tahun.



ISRN-UHAMKA memanfaatkan udara dengan polusi rendah ini dengan pengambilan data Remote Sensing dan Astronomi sejak 6 sampai dengan 14 April 2020. Misi ini akan terus dilanjutkan sampai PSBB berakhir, in syaa Allah. Bagaimana hasil pengamatan fajar pada periode delapan hari tersebut, silahkan ikuti video di atas.  

Video dan artikel lain: