Saturday, March 28, 2020

Crowdsourcing: strategi baru arah riset ISRN-UHAMKA dalam penelitian fajar global

Coronavirus tampaknya akan melumpuhkan hampir semua sendi kehidupan manusia di Bumi. IMF sudah menyatakan pandemi ini telah mengarah pada krisis ekonomi dan keuangan global. Konon, mungkin akan lebih parah dari krisis ekonomi 1998. Pengangguran di Amerika diprediksi akan menyentuh 3 juta orang . . . astagrifullah. Kongres Amerika telah menyetujui stimulus ekonomi sebesar US$ 2 triliun sebagai langkah mitigasi. Mungkin, angka itu setara dengan sekitar dua kali jumlah total hutang seluruh dunia Muslim pada badan keuangan dunia (WB, IMF, dll) pada tahun 2012. Belum ada prediksi yang mendekati akurat untuk Indonesia memang, namun, diperkirakan juga akan devastating. Coronavirus juga jelas akan menyebabkan perubahan strategi penelitian ISRN-UHAMKA tentang waktu subuh. 

Alhamdulillah, tahun lalu, UHAMKA telah begitu generous memberikan dana riset pada ISRN-UHAMKA. Dengan dana itulah ISRN-UHAMKA telah mampu mengumpulkan data astronomi di Tacoma (Washington State), Cairo (Mesir), dan Istanbul (Turki). Beberapa kolega sampai sering bercanda kalau kami ketemu dalam rapat: “loh lagi kebetulan ada di Indonesia ya?” Candaan ini, betul-betul menyentuh karena saya merasa bahwa UHAMKA telah terlalu memanjakan ISRN-UHAMKA dalam hal ini. Dalam kesempatan ini, atas nama ISRN-UHAMKA, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Artikel selengkapnya dapat diperoleh di sini.

0 comments: