Monday, February 10, 2020

Mendung dan polusi udara tidak menghambat kehadiran fajar


Ada beberapa pembaca artikel dan video yang kami produksi yang sering berpendapat bahwa polusi (udara maupun cahaya) menghambat kehadiran fajar. Mereka berpendapat, keterlambatan kehadiran fajar hasil hitungan ISRN adalah akibat polusi semacam ini. Hanya saja, yang berpendapat seperti ini juga tampaknya hanya berdasarkan dugaan, tanpa data. Buktinya, tidak ada yang dapat menunjukkan, misalnya: 
1) Jika polusi tingkat 1, maka akan menimbulkan fajar terhambat sekian sekian detik;
2) Jika polusi tingkat 2, maka akan menimbulkan fajar terhambat sekian menit  . . . dsb.

Sudah ada beberapa visdo yang kami terbitkan bahwa polusi cahaya tidak menghambat kehadiran fajar. Dalam video kali ini, kami memberikan kasus mendung tebal pada 5 Novemver 2018, ternyata tidak menghambat kehadiran fajar. Contoh kasusnya terjadi di Birmingham, Inggris. Silahkan ikuti video berikut



Video menarik lainnya:
1) Tiga sensor pendeteksi fajar di Balikpapan;
2) Catatan dari Birmingham, menuju penyusunan pola twilight global;
3) Kalender Islam Global, studi kasus: 1 Syawwal 1440-H;
4) Data subuh Labuanbajo milik ISRN dan THR Kemenag;
5) Kesalahan mendasar cara menganalisis data subuh Labuanbajo.


0 comments: