Wednesday, January 2, 2019

Jadwal sholat tahun 2019 dengan sun depression angle baru


Dari hampir 132,000 pengunjung blog saya, artikel tentang Jadwal sholat untuk beberapa kota tahun 2019 dengan sun depression angle baru menempati ranking keenam pengunjung paling banyak dengan jumlah pengunjung 2,622 (per 25 Juli 2019). Padahal artikel ini saya upload pada 2 Januari 2019. Sedangkan artikel dengan 7,280 pengunjung (tertinggi) adalah Analisis Awal Syawwal 1436-H yang saya upload pada 10 Juli 2015, tiga setengah tahun lalu.

Ini menunjukkan penjelasan-penjelasan saya tentang koreksi awal waktu subuh dan isya dan bukti-bukti saintifik yang saya berikan, baik berbentuk artikel dan video, dapat diterima oleh ummat, meskipun pengakuan resmi dari pemerintah belum ada. Nyaris tidak ada juga protes baik dari kalangan ahli Ilmu Falak (Astronomi) maupun kalangan awam yang berupaya membantah penjelasan atas data, metode, algoritma, quality control, dan verifikasi atas hasil yang ISRN hasilkan (berupa artikel maupun video). 

Cuma ada satu orang yang terus ngeyel mencela bahwa ISRN belum melakukan filter atas data yang penuh dengan noise. Atas komentar ini sudah saya tanggapi, tapi tetap ngeyel. Bagaimana mungkin kami tidak melakukan filter padahal jumlah data kami selama dua setengah tahun untuk subuh hanya 226 hari. Kalau kami tidak hilangkan data yang penuh noise, seharusnya kami punya data setidaknya 700 hari selama dua tahun. Kalau pembaca ini juga mau memahami analisis statistik dalam penjelasan-penjelasan di atas, pembaca ini seharusnya dapat menyimpulkan bahwa data yang penuh noise (baca: yang menghasilkan systematic dan gross errors) pasti akan tertolak menjadi anggota himpunan 226 data di atas.

Jadwal sholat dengan sun depression angle baru kali ini akan saya upload secara bertahap sesuai dengan permintaan pengunjung blog saya. Sementara, saya tampilkan kota-kota sebagai berikut:

INDONESIA
1) Balikpapan
2) Banda Aceh
3) Bandar Lampung
4) Bandung
5) Banten
6) Batam
7) Batusangkar
8) Bekasi
9) Bengkulu
10) Berau
11) Biak
12) Bitung
13) Bogor
14) Bontang
15) Cianjur
16) Cirebon
17) Denpasar
18) Grobogan
19) Jakarta
20) Jambi
21) Jayapura
22) Kendal
23) Kupang
24) Kutai Kartanegara
25) Lamongan
26) Madiun
27) Makassar
28) Malang
29) Manado
30) Manokwari
31) Mataram
32) Medan
33) Mojokerto
34) Padangsidempuan
35) Palembang
36) Pamekasan
37) Parepare
38) Pekalongan
39) Pekanbaru
40) Ponorogo
41) Pontianak
42) Purwokerto
43) Samarinda
44) Semarang
45) Serang
46) Situbondo
47) Subang
48) Sukoharjo
49) Sumenep
50) Surabaya
51) Surakarta
52) Tangerang Selatan
53) Tegal
54) Yogyakarta

MALAYSIA, SINGAPURA, BRUNEI
1) Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam
2) Batupahat, Johor, Malaysia
3) Ipoh, Perak, Malaysia
4) Johore Bahru, Johor, Malaysia
5) Kota Bahru, Kelantan, Malaysia
6) Kuala Lumpur, Malaysia
7) Kuala Terengganu, Terengganu, Malaysia
8) Kuantan, Pahang, Malaysia
9) Kuching, Serawak, Malaysia
10) Singapura. Singapura

Kota-kota lain segera menyusul sesuai dengan permintaan, atau saya lakukan secara bertahap secara alfabetis sesuai dengan daftar untuk tahun 2018 lalu. 

Karena jadwal sholat adalah murni representasi perjalanan Matahari, untuk sementara, jadwal yang telah tersedia untuk tahun 2018 lalu dapat digunakan karena perubahannya dengan tahun 2019 hanya pada satuan detik (waktu). Wallahu a'lam.






10 comments:

affalin said...


Sampai kapan KEMENAG mau menyadari hal ini, untuk meluruskan jadwal yg ada?

Hilal Muttaqin said...

banten dan jakarta ga ada?

Unknown said...

Surabaya atau pamekasan mohon juga dicantumkan. Makasih pak

Tono Saksono said...

Akan ditambahkan secara bertahap. Maklum, kami di ISRN cuma berdua. Belum ada dana untuk merekrut staf untuk membantu pekerjaan kami.

Unknown said...

ada nggak utk kabupaten grobogan jawa tengah

Hilal Muttaqin said...

Terima kasih Pak, mohon yg pekalongan

Tono Saksono said...

Hari ini saya tambahkan Kendal, Semarang, dan Yogyakarta. Untuk Grobogan dan Pekalongan, mohon sabar ya. Insya Allah saya upload secepatnya

Verdinan said...

Mohon ditambahkan untuk Pekanbaru Riau pak.terimakasih

Tono Saksono said...

Pekanbaru Riau sudah ditambahkan

Mas Tateng said...

Madiun dan Ponorogo belum ada dalam jadwal