Tuesday, November 6, 2018

Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (3)


Sebuah team (independen) rukyatul fajr Jakarta Islamic Center (JIC) di Koja, Jakarta berusaha melakukan verifikasi atas hasil riset ISRN (Islamic Science Research Network) UHAMKA dengan cara memotret fajar di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 23 Agustus 2017 lalu.

Hasil analisisnya, kami presentasikan pada video berjudul: "Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (3)". Silahkan ikuti melalui link:

https://www.youtube.com/watch?v=LHmJ2DYLBg8&t=7s




1) Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (1)
2) Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (2)3) Analisis Iedul Adha (1)
4) Analisis Iedul Adha (2)
5) Analisis Iedul Adha (3)
6) Analisis data subuh Labuanbajo (1)
7) Analisis data subuh Labuanbajo (2)
8) Kalender Islam Global, imkan-rukyat lokal vs imkan-rukyat global
9) Awal subuh & isya: tinjauan berbagai teknologi dan proses
10) Kesalahan mendasar cara menganalisis data subuh Labuanbajo (1)
11) Kesalahan mendasar cara menganalisis data subuh Labuanbajo (2)

12) Korelasi antara polusi dan kehadiran fajar
13) Jadwal sholat beberapa kota tahun 2018 dengan sun depression angle baru



2 comments:

Kang Basthoni said...

How about the effect of light pollution in this observation..?

Tono Saksono said...

Will be discussed in the next video....maybe Video-6 or 7