Wednesday, October 31, 2018

Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (2)



Pada video-2 ini, kami mempresentasikan pemakaian sensor All Sky Camera (ASC) untuk memverifikasi kehadiran fajarhasil hitungan data Sky Quality Meter (SQM) yang dijelaskan pada video-1 yang berjudul: Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (1).
Ada tiga sensor lain yang ISRN gunakan untuk memverifikasi kehadiran fajar hasil hitungan data SQM kami. Langkah verifikasi ini kami lakukan agar hasil yang kami peroleh betul-betul reliable secara akademik.

Silahkan ikuti video-2 berikut: 
https://screencast-o-matic.com/watch/cF6w2nYJ4T 


 Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (2)



Artikel menarik lainnya:

1) Mengapa subuh di Indonesia terlalu awal? (1)
2) Analisis Iedul Adha (1)
3) Analisis Iedul Adha (2)
4) Analisis Iedul Adha (3)
5) Analisis data subuh Labuanbajo (1)
6) Analisis data subuh Labuanbajo (2)
7) Kalender Islam Global, imkan-rukyat lokal vs imkan-rukyat global
8) Awal subuh & isya: tinjauan berbagai teknologi dan proses
9) Kesalahan mendasar cara menganalisis data subuh Labuanbajo (1)
10) Kesalahan mendasar cara menganalisis data subuh Labuanbajo (2)

11) Korelasi antara polusi dan kehadiran fajar
12) Jadwal sholat beberapa kota tahun 2018 dengan sun depression angle baru


4 comments:

Kang Basthoni said...
This comment has been removed by the author.
Kang Basthoni said...

How about the effect of light pollution in this observation..?

Tono Saksono said...

I have written an article about this. I'll send you the link. But I will also upload the video later.

Tono Saksono said...

This is the link https://www.saksono.org/2018/08/korelasi-antara-polusi-dengan-kehadiran.html