Thursday, November 2, 2017

Fakta Sains: Perlunya Evaluasi atas Awal Waktu Subuh

Beberapa mahasiswa yang sedang menyelesaikan program S2 dalam Ilmu Falak, minta dasar ilmiah atas usulan koreksi awal waktu subuh dan isya yang dilakukan oleh the Islamic Science Research Network (ISRN) UHAMKA dan Himpunan Ilmuwan Muhammadiyah (HIM). 

Berikut adalah makalah yang pernah kami presentasikan dalam sebuah Seminar Nasional berjudul Model Integrasi Sains-Islam: Evaluasi Awal Waktu Shalat Subuh Menurut Sains dan Fikih yang diselenggarakan oleh ISRN-UHAMKA di aula AR. Fakhruddin, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHAMKA pada tanggal 9 Mei 2017. Perwakilan ummat Islam yang diundang dalam seminar ini adalah: MUI, Lajnah Falakiyah NU, Al-Irsyad, Dewan Hisab PERSIS, Rabithah Alawiyah, Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dll.

Bagi yang tertarik, dapat mengakses file PDF makalah tersebut melalui:


Harus dicatat bahwa makalah tersebut ditulis pada sekitar bulan April ketika data SQM yang kami miliki baru sekitar 1-2 bulan. Secara saintifik, statistical measures hasil penelitian dalam makalah tersebut belum stabil. Kondisi stabil baru terjadi setelah kami memperoleh 4-5 bulan data pengataman kecerlangan langit dengan menggunakan alat SQM.

Untuk selanjutnya, hasil penelitian selengkapnya akan diterbitkan dalam sebuah buku yang, insya Allah, akan terbit pada awal 2018 yang akan datang.

Salam,
Tono Saksono

0 comments: