Monday, July 11, 2016

Kekacauan akibat dogma visibilitas hilal

Peristiwa penetapan awal bulan Syawwal 1437H semakin menunjukkan kekacauan visibilitas hilal sebagai kriteria saintifik untuk menentukan awal bulan Islam. Umat Islam Indonesia yang seharusnya melakukan ibadah 12 jam lebih awal daripada ibadah yang sama yang dilakukan oleh umat Islam di Amerika Tengah, dalam Iedul Fitri lalu, malah HARUS melakukannya 12 jam lebih lambat. Ini adalah gambaran sistem waktu yang kacau-balau. 

Silahkan download file PDF nya dari link berikut untuk versi bahasa Indonesia di:
https://drive.google.com/open?id=0B7t1e2Z_T0_-TmtWc0FWWWk4VDA

Edisi bahasa Inggris dapat didownload dari:
https://drive.google.com/open?id=0B7t1e2Z_T0_-RkdPV0hvVmpERTA

Selamat membaca.

0 comments: