Thursday, August 27, 2009

Rasa Sayang, Tari Pendet, Reyog Ponorogo: dari Persepektif Lain

Sekali lagi, masyarakat Indonesia heboh dengan isu yang entah mengapa dilontarkan seolah-olah Malaysia telah membajak kebudayaan Indonesia. Saya takut, jangan-jangan memang ada sebuah invisible hand yang memang selalu ingin membuat dua bangsa serumpun ini selalu berselisih. Padahal betapa indahnya bila dunia ini aman dan damai. Seorang teman mengirimkan email tentang bagaimana isu-isu tentang lagu Rasa Sayang, reyog Ponorogo, tari Pendet, dan sebagainya di Malaysia. Tulisan ini bermaksud mengulas dari kacamata dan persepektif berbeda dari saya sebagai orang Indonesia yang saat ini bekerja di Malaysia.

Thursday, August 13, 2009

Jadwal puasa untuk beberapa kota

Assalamualaykum WW,

Berikut ini saya sampaikan jadwal ibadah puasa beberapa kota di Indonesia dan Malaysia. Perhitungan ini dilakukan dengan akurasi yang tinggi menggunakan beberapa software astronomi sebagai cek. Dari upaya tersebut, diperoleh harga root mean square error (RMSE) sebesar 25-30 detik (waktu). Namun demikian, kesalahan masih mungkin saja terjadi, terutama bila masukan harga lintang (latitude) dan bujur (longitude) kota yang bersangkutan salah (misal: salah tanda yang seharusnya lintang positif (di atas equator) dimasukkan negatif (di bawah equator). Para pengguna dimohon untuk melaporkan terjadinya keraguan semacam ini, sehingga secepatnya dapat dikoreksi. Untuk kerjasama yang diberikan diucapkan terima kasih.

Khusus untuk Jakarta dan Kuala Lumpur, saya lampirkan juga perhitungan ayyami al-biydh (hari-hari putih) yaitu pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Islam. Pada hari-hari itu, Bulan Purnama akan terbit sebelum Matahari tenggelam. Ini dilakukan untuk mencek bahwa 1-Syawal-1430H memang bertepatan dengan tanggal 20-September-2009 di wilayah-wilayah sekitarnya.

Untuk men-download, silahkan klik nama kota yang diminati:

Untuk Indonesia:

Tuesday, August 11, 2009

Seharusnya tidak ada dua Iedul Fitri 1430H

Tono Saksono, Ph.D[1]

Tulisan di Kompas tanggal 2 Agustus lalu yang berjudul “Muhammadiyah Akan Berlebaran Lebih Awalsangat menarik karena mengupas kemungkinan terjadinya perbedaan penetapan Iedul Fitri 1430H menurut tanggalan yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia dan Muhammadiyah, organisasi Islam terbesar nomor dua di tanah air. Dalam beberapa ceramah dan konferensi yang saya lakukan dan ikuti tentang Kalender Islam, saya selalu optimis bahwa pada tahun 2009 ini, insya Allah tidak akan terjadi perbedaan penentuan awal puasa, Iedul Fitri maupun Iedul Adha karena posisi hilal pada perpindahan menjelang hari besar umat Islam tersebut pada tahun 2009 ini cukup tinggi. Pada pergantian Sya’ban dan Ramadan 1430H (21 Agustus 2009) misalnya, ketinggian hilal berdasarkan perhitungan astronomis akan sekitar 12,1 derajat, sedangkan pada pergantian Ramadan dan Syawal 1430H (19 September 2009) ketinggian hilal akan sekitar 6,3 derajat. Keduanya jauh di atas batas threshold yang ditetapkan oleh Departamen Agama sebesar dua (2) derajat. Baru pada pergantian Sya’ban dan Ramadan 1431H tahun depan (10 Agustus 2010), ketinggian hilal akan hanya sekitar 2,8 derajat, sebuah posisi yang sangat kritis hanya sedikit di atas ambang batas dua derajat. Dengan demikian, bila pada Iedul Fitri 1430H yang akan datang memang terjadi perbedaan antara penetapan Departemen Agama dan Muhammadiyah, ini akan merupakan peristiwa yang luar biasa.

Download ulasan selengkapnya.....


[1] Guru Besar Madya, Faculty of Technology Management, University Tun Hussein Onn Malaysia, Johor.