Thursday, July 30, 2009

Ekonomi syariah yang kita bangun ternyata cacat

Tanpa menggunakan kalender Islam, ekonomi syariah yang kita bangun ternyata cacat. Tahun qomariyah Islam lebih pendek sekitar 11,5 hari (3,2%) daripada kalender Gregorian. Sehingga, jika perbankan syariah yang selama ini kita bangun tetap menggunakan kalender Gregorian dalam perhitungan accounting year-nya, maka dalam setiap 30 tahun, akan ada satu tahun zakat korporasi yang harus dibayar oleh perusahaan milik umat Islam yang tidak terbayar zakatnya. Jika peradaban Islam telah ada sekitar 1,400 tahun, dan selama itu pula pembayaran zakat korporasi perusahaan milik umat Islam selalu menggunakan kalender Gregorian, maka hutang zakat yang belum terbayar oleh umat Islam selama peradabannya adalah lebih dari 40 tahun, yang angkanya diperkirakan sekitar US$ 10 triliun. Ini adalah makalah yang saya sampaikan dalam Islamic Economic Conference 2009 lalu di Universiti Sains Islam Malaysia.
Baca selanjutnya..... Untuk powerpoint presentation-nya: Download di sini...

Monday, July 13, 2009

Pentingnya Kalender Islam

Kalender Islam adalah kalender lunar yang setiap tahun bergerak lebih cepat sekitar 11,53 hari (sekitar 3,2%) terhadap kelender Masehi (Gregorian). Jadi dalam setiap 30 tahun kiprah profesinya, seorang profesional Muslim akan kehilangan kewajiban membayar zakatnya sekitar satu tahun bila perhitungan zakat kita menggunakan kalender Masehi. Kita dapat beralibi bahwa: ya ini kita lakukan karena sebagai pegawai kita juga dibayar berdasarkan kelender Masehi, maka kita membayar zakat juga berdasarkan kelender Masehi. Baik, tapi bagaimana dengan hasil kebun mangga, ternak ayam, saham, atau emas yang tersimpan di safety box yang kita miliki? Apakah kita telah menghitung zakatnya juga berdasarkan kalender Islam? Bagaimana pula dengan pengusaha Islam yang membayar karyawannya berdasarkan kalender Masehi sehingga menyebabkan karyawannya mengabaikan pembayaan zakat yang benar menurut kalender Islam? Dengan ketidakpedulian umum umat Islam pada kelender Islam, hampir dapat dipastikan bahwa umat Islam telah mengabaikan perbedaan ini. Jika Islam telah ada sekitar 1,400 tahun di dunia ini, maka setidak-tidaknya umat Islam secara menyeluruh berhutang pada Allah sekitar 40 tahun membayar zakat yang harus diberikan pada kaum fakir. Pada World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-5 pada 2-4 Maret 2009 di Jakarta, ternyata aset industri perbankan syariah dunia telah mencapai sekitar US$ 1 triliun. Jika aset umat Islam (termasuk yang disimpan di bank non-syariah) sebetulnya adalah sepuluh kalinya, maka angka agregat hutang umat Islam dengan mengabaikan perhitungan zakat berdasarkan kalender Islam yang selama 40 tahun juga adalah sekitar US$ 10 tirilun. Ini adalah hutang kumulatif umat Islam selama 1.400 tahun peradabannya pada Allah yang harus dibayarkan pada kaum fakir! Baca artikel selengkapnya……